Sunday, June 30, 2013

Be Present!

Sunday, June 30, 2013
Akhir-akhir ini, di kala smartphone udah mewabah kaya cendawan di musim hujan (uhm, ungkapan jadul) dan socmed udah menjadi sarana buat eksistensi, aku sering sekali melihat orang-orang yang menghadiri suatu konser, atau acara, atau pertunjukan, atau pertandingan, atau perlombaan; merekam kejadian tersebut di handphone-nya masing-masing. Dan terkadang bikin sirik juga gitu (karena aku ga punya) nyebelin juga sih kalo ada orang depanku yang ngerekam event tersebut pake tab-nya ato iPad-nya yang segede gaban itu sampe nutupin pandangan (meskipun sampe sekarang belum ada sih yang bisa memberikan kesaksian gaban itu segede apa, lebih gede dari ultraman kah atau robotnya power rangers kah atau lebih besar dari... STOP! Kenapa malah fokusin tulisan ini ke gaban sih? Fokus.. fokus!)
Aku sih ga masalah kalo kamu mau foto2 atau mau ngerekam acaranya dalam bentuk video. Ya gini hari kita memang mesti eksis buat nunjukin kalo kita itu gaowl banggeud getoh, soalnya kita bisa menghadiri event-event yang hip yang belum tentu orang lain bisa menyaksikan secara langsung. Setelah selesai foto2 ato mideo-in (ih, kok kayanya ga enak ya pake kata mideo-in. Mem-videokan kali ya? Ah sudahlah, yang penting ngerti kan maksudnya?) langsung deh di-upload di socmed yang kamu punya. Eh btw aku ga nyindir yeh, karena sampai saat ini pun aku sering melakukan hal itu :D
Yeah, just record it bebih (images from rollingstone)

Yang mau kusorot di sini adalah ketika orang-orang lebih sibuk mendokumentasikan acara yang sedang berlangsung di depan mata mereka dalam bentuk video. Oke, aku persempit lagi, orang yang lebih sibuk buat merekam acara tersebut di gadgetnya daripada bener2 menikmati event yang sedang terjadi. Oke, aku fokusin lagi: people who are filming almost the entire show.
Ya terkadang kasian gitu, because believe me, konsentrasimu akan terbagi dua: antara menyaksikan kejadian yang sedang berlangsung, sama sibuk ngeliatin gadget buat mastiin kalo kamu ngerekam dengan angle yang tepat. Kaya hari Jumat kemaren, pas aku lagi nonton Ariah di Monas sama temen-temen. Ada ibu2 yang duduk di depanku yang sibuk mendokumentasikan pertunjukan selama acara berlangsung. Kayanya sih dia ga gitu ngikutin dramanya karena sibuk banget dengan hp-nya. Kenapa aku bilang ga ngikutin dramanya? Karena dia lebih sibuk ngeliatin layar HP-nya daripada menikmati pertunjukan yang sedang berlangsung di depan matanya. Sibuk mendokumentasikan crowd-nya, light background-nya, panggungnya, dan sebagainya.
Ya itu memang hakmu sih buat mendokumentasikan event dengan cara apapun yang kamu bisa. But at least, be present. Seize the moment you are having. Masa sih kamu lebih tertarik untuk memandangi layar gadgetmu daripada menyaksikan acara yang harusnya bisa diliat dengan mata sendiri? Trus apa bedanya kamu sama temen-temen atau orang-orang yang pengen kamu pamerin? Toh intinya sama aja, kamu nonton melalui layar HP/iPad/tabmu, bukan menyaksikan secara langsung. Because you are simply not really there.

0 comments:

Post a Comment

 
◄Design by Pocket Distributed by Deluxe Templates
Blogger Templates